Droiders yang penasaran soal bagaimana wujud Xperia Z3 mungkin akan mendapat sedikit 'pencerahan'. Akun twitter @evleaks yang terkenal sebagi pembocor info teknologi terbaru lagi-lagi memposting gambar yang diduga sebagai Sony Xperia Z3.
Yang menarik, sang pembocor teknologi itu memamerkan gambar Xperia Z yang memeprlihatkan bagian samping dan belakang smartphone tersebut. Sebagaimana diketahui, Xperia Z3 dipercaya bakal tampil ramping dengan body hanya setebal 7 mm.
Sebelumnya, secara singkat namun padat sumber @evleaks, menuliskan bahwa Sony Xperia Z3 (D6653) akan datang dengan mengusung chipset quad-core 2.4GHz Snapdragon 801, GPU Adreno 330, RAM 3GB, memori internal 16GB, serta memiliki kamera belakang 20.7 megapiksel dan kamera depan 2.1 megapiksel.
Untuk layar, Sony Xperia Z3 akan memiliki ukuran 5.15 inchi dengan resolusi Full HD (1080p). Selain itu, smartphone ini juga bakal menjalankan Android 4.4.4 KitKat. Adapun menurut rumor yang beredar Xperia Z3 Konon bakal dirilis pada bulan September
CInfonia pasti setuju jika water-resistance alias anti air merupakan
fitur yang penting untuk dihadirkan di semua smartphone. Untungnya, saat
ini beberapa vendor menghadirkan fitur ini di smartphone flagshipn-nya
yang memungkinkan kamu bisa berenang bersamanya. Apa saja?
Sony Xperia Z2
Sony merupakan vendor pertama yang
membenamkan fitur ini di smartphone flagship-nya yang dimulai oleh
Xperia Z di awal tahun 2013. Sikuel dari smartphone tersebut, Z1,
diluncurkan tidak lama kemudian. Kini, sekuel kedua, Xperia Z2
dihadirkan dengan durabilitas lebih tinggi yang didukung sertifikasi
IP58.
Tidak hanya tahan untuk diajak berendam di dalam air untuk kedalaman
hingga beberapa meter, smartphone ini juga memiliki spesifikasi sangar
untuk di kelasnya dengan dukungan prosesor quad-core Qualcomm Snapdragon
801, 3 GB RAM, dan kamera utama 20,7 MP.
Samsung Galaxy S5
Dengan sertifikasi IP67, smartphone flagship Samsung ini memiliki
ketangguhan terhadap debu lebih baik dibandingkan Xperia Z2. Hanya saja,
ketahannya terhadap air tidak lebih dari 30 menit di kedalaman tidak
lebih dari 1 meter. Memiliki dapur pacu yang nyaris mirip dengan Xperia
Z2, smartphone ini menawarkan beberapa fitur high-end seperti
fingerprint scanner dan heart rate monitor.
Sony Xperia Z1 Compact
Ketika Xperia Z2 dan Galaxy S5 terlalu besar, Sony menawarkan Xperia
Z1 Compact dengan bentuk yang lebih 'masuk akal' untuk digenggam tangan.
Meskipun mengusung layar yang lebih mini dengan lebar 4,3 inci
beresolusi 720p, smartphone ini memiliki spesifikasi yang masih cukup
relevan untuk saat ini. Tidak hanya bersertifikat IP58 yang membuatnya
tahan air, dapur pacu smartphone ini ditenagai oleh prosesor quad-core
Qualcomm Snapdragon 800, 2 GB RAM, dan kamera utama 20,7 MP. Jadi, kecil
itu bukan berarti lemah bukan?
Samsung Galaxy S5 Active
Dari namanya sudah bisa ditebak bahwa smartphone ini memiliki
spesifikasi yang tidak jauh berbeda dengan versi aslinya. Yang
membedakan, smartphone titisan Galaxy S5 ini memiliki durabilitas lebih
tinggi dengan adanya casing khusus yang membungkus seluruh body. Dengan
begitu, smartphone ini tidak hanya anti air, tetapi juga anti benturan.
Sayangnya, ketangguhan seperti ini hanya dihadirkan secara ekslusif oleh
operator AT&T di Amerika.
Sony umumkan smartphone versi premium,
Xperia ZL2. Bentuk lebih mungil daripada Xperia Z2. Sayangnya,
smartphone baru beredar untuk Negara Jepang saja.
Ukuran layar ZL2 lebih kecil minus 0,2 inci dari pendahulunya Z2,
yakni 5,0 inci Full HD. Perangkat tersebut dilengkapi dengan prosesor
Qualcomm Snapdragon 801 quad core 2,3 GHz, memori RAM 3 GB, penyimpanan
internal 32 GB, dan menjalankan sistem operasi Android 4.4 KitKat
Pengguna Xperia ZL2 bisa menggunakan kamera berspek ciamik yakni
resolusi 20.7 megapixel, dengan sensor EXMOR RS dan diafragma lebar
f/2,3.
Fitur lainnya, konektifitas WiFi a/b/g/n/ac, Bluetooth 4.0, NFC, serta kapasitas baterai 3000 mAh.
Selain ZL2, Sony juga merilis Xperia ZL Tablet 10,1 inci yang diklaim
Sony sebagai tablet tertipis, dengan ketebalan hanya 6,4 mm. Perangkat
ini oleh Sony dirilis dalam dua versi, satu yang dilengkapi dengan
konektifitas WiFi, dan satu lagi dengan fitur LTE/3G.
Kedua lini Xperia baru Sony tersebut mulai dipasarkan di Jepang pada
Agustus 2014 nanti. Soal harga, Sony nampaknya masih menghitung-hitung
berapa kira-kira untuk perangkat berkatergori premium tersebut.
Sony memperlihatkan ambisinya untuk tetap bersaing di dalam dunia
smartphone. Salah satunya adalah dengan merilis Xperia Z2 untuk menjaga
posisinya di pasar ponsel cerdas premium. Namun langkah tersebut dirasa
belum cukup oleh Sony, seiring dengan sebuah peluncuran smartphone
terbaru lainnya.
Vendor asal negeri matahari terbit ini kembali dikabarkan telah melansir smartphone terbarunya, seperti dikutip Cocomeong dari GSMArena. Dari kabar tersebut, Sony disebutkan telah
melemparkan Xperia A2 ke pasaran dengan menggandeng operator asal Jepang
NTT DoCoMo.
Ponsel anyar yang memiliki kodenama SO-04F ini sendiri diduga akan
menjadi Xperia Z2 Compact versi Jepang. Smartphone yang juga memiliki
alias “Altair” ini juga hadir dengan desain yang mirip dengan Z1
Compact. Bagian belakang dibalut dengan bahan matte yang
mencegah sidik jari menempel pada bagian belakang bodi. Sementara untuk
spesifikasi lainnya A2 hadir dengan layar 4,3 inci berkualitas 720p.
Chipset Snapdragon 800 2.2GHz, kamera utama 20.7MP Exmor R dengan
back-illuminated CMOS Sensor dan LED flash, menjadi andalan ponsel ini.
Sebagai pelengkap, baterai berkapasitas 2.300mAh juga menjanjikan daya
tahan lebih, sehingga membuat pengguna tak perlu takut kehabisan
“bensin” saat menggunakannya untuk aktivitas sehari-hari.
Sayangnya tidak disebutkan harga dari smartphone ini dan Sony hanya memberikan sebuah Video promosi dari Xperia A2.
Teori evolusi pertama kali diperkenalkan oleh Darwin yang berpendapat
bahwa manusia berasal dari kera. Namun kini tak hanya makhluk hidup yang
bisa melakukan evolusi. User interface sebuah smartphone pun turut bisa
berevolusi sesuai dengan kebutuhan dan prilaku penggunanya.
Hal inilah yang ditawarkan oleh Sony dengan meluncurkan sebuah user
interface bernama Evolution UI. Sesuai dengan namanya, UI tersebut pun
bisa melakukan perubahan seiring dengan waktu. Jadi, Anda pun tidak akan
bosan dengan fitur yang ada di dalamnya.
Pihak Sony mengatakan bahwa pada saat pertama kali digunakan,
EvolutionUI hanya hadir dengan fitur-fitur yang sangat mendasar. UI ini
pun sebenarnya mempunyai fitur-fitur canggih lainnya, namun
keberadaannya disembunyikan sampai penggunanya cukup siap untuk
memakainya.
Semakin sering UI tersebut dipakai, maka semakin cepat pula UI ini
menampilkan fitur-fitur tersembunyinya. Bisa dibilang UI terbaru milik
Sony ini mirip dengan sebuah game, semakin sering dimainkan maka
karakter utama pun bisa mendapatkan item lebih bagus
Di UI ini, para penggunanya bisa mendapatkan fitur baru jika sudah
mencapai ‘achievement’ tertentu. Bahkan pengguna UI ini pun bisa melihat
sejauh mana ‘achievement’ yang telah dicapainya dengan menggunakan
sebuah aplikasi.
Namun UI ini masih belum secara resmi diluncurkan oleh pihak Sony.
Mereka pun masih terus melakukan pengembangan EvolutionUI ini. Kalau
Anda penasaran dengan kemampuannya, bisa melihat pada video di atas.
Sony merilis Xperia M2 Dual dengan harga Rs 21.990 atau sekitar 4 jutaan
rupiah. Produsen handset Jepang tersebut mengumumkan Xperia M2 Dual
akan masuk pasar pada Jumat depan.Sony Xperia M2 Dual adalah varian
dual-SIM dari Sony Xperia M2, yang telah diumumkan pada Mobile World
Congres (MWC) yang baru lalu.
Xperia M2 Dual berisi dual-SIM (GSM+GSM) dengan dukungan aktif ganda,
yang berarti pengguna bisa menjadikan kedua SIM dalam keadaan aktif,
dan tetap bisa menerima panggilan, kendati pengguna sedang berbicara
menggunakan SIM yang lain. Ini yang membedakannya dari Xperia M2.
Kesamaan keduanya adalah sama-sama berfitur display 4.8-inch qHD
(540x960piksel), diperkuat prosesor 1.2GHz quad-core Snapdragon 400
(MSM8226), berpasangan dengan Adreno 305 GPU dan RAM 1GB.
Xperia M2 Dual didukung kapasitas built-in 8GB, dengan microSD hingga
32GB. Rear camera 8MP pada Xperia M2 memiliki ‘auto scene’ dan HDR,
sementara pada fitur kamera lain terdapat Timeshift, dan efek gambar.
Perangkat ini juga didukung 0.3 piksel kamera antarmuka. Kekuatan
baterai lumayan besar, yakni 2300mAh, yang jika dipakai buat bicara
tahan hingga 14 jam, dan posisi stand-by bisa tahan sampai 693 jam.
Tersedia dalam tiga warna yakni hitam, putih dan ungu.
Saat ini pasar penjualan smartphone di Indonesia kian diramaikan dengan berbagai macamsmartphone murah berkualitas. Beberapa ponsel murah berkualitas ini berasal dari merek lokal maupun merek kenamaan yang sudah dapat menarik perhatian khalayak ramai. Namun tentu ponsel murah berkualitas akan lebih menarik perhatian banyak penggemar ponsel murah berkualitas di tanah air.
Selain karena kualitas, nama besar dari perangkat ini juga mempengaruhi pembeli untuk memilih beberapa daftar ponsel murah berkualitas untuk memenuhi kebutuhannya. Pada ulasan kali ini Paseban akan mengulas tentang beberapasmartphone murah berkualitasyang bisa anda dapatkan di pasaran Indonesia saat ini. Tanpa menunggu waktu yang lebih lama, berikut ulasannya.
Sony Xperia E1
Di urutan pertama, ponsel murah berkualitas ini diisi oleh Sony Xperia E1 yang mana merek dari ponsel murah berkualitas ini sudah cukup lama mengisi pasar Android. Ponsel murah berkualitas ini termasuk ke dalam jajaran ponsel di kelas menengah ke bawah. Ponsel murah berkualitas ini menonjolkan sisi pengalaman dalam memainkan musik kepada para penggunanya.
Untuk urusan dapur pacunya, ponsel ini mengandalkan prosesor Dual Core berkecepatan 1,2 GHz yang dibantu dengan RAM sebesar 512MB. Spesifikasi yang dibawanya ini sangat mampu untuk mengatasi segala tugas komputasi ringan yang dibebankan ke dalam ponsel ini. Untuk harganya sendiri, ponsel ini dibanderol dengan harga Rp1.500.000.
Oppo Neo
Oppo Neo didukung oleh prosesor Quad-Core 1.3GHz dengan kamera belakang sebesar 5-megapiksel dan kamera depan 2 Megapiksel. Untuk tampilan utamanya, ponsel ini membawa layar IPS sebesar 4,5 inci dengan bingkai ponsel yang simpel. Ponsel ini membawa bahan material yang halus di seluruh tubuhnya, sehingga perangkat ini sangat nyaman ketika berada di dalam genggaman. Ponsel ini memiliki 9,2 mm dan berat sekitar 130 gram.
Ponsel ini membawa tampilan yang berbeda dari ponsel Andorid lainnya, sama seperti ponsel Oppo lainnya, Oppo Neo ini membawa OS ColorOS (berbasis Android 4.2) yang dikenal memiliki tampilan yang atraktif. Beberapa fitur unggulan pun ditanamkan di dalam perangkat ini, seperti Dual SIM, Glove Mode, dan Quick Reach Gesture. Dengan fitur dan bahan yang berkualitas yang dibenamkannya ini, ponsel ini membawa harga Rp 2.599.000.- per unitnya di pasar tanah air.
Lenovo A369i
Smartphone berbasis Android 4.2 Jelly Bean dari Lenovo ini hadir membawa layar sebesar 4 inci dan memiliki resolusi sebesar 480×800 Pixel. Resolusi dari layarnya ini dibantu dengan kerapatan piksel sebesar 233 Pixel per inci. Kerapatannya ini cukup baik untuk menampilkan foto dan video dengan tajam. Meski ditawarkan dengan harga yang ekonomis, namun Lenovo A369i ini membawa jeroan yang cukup mumpuni, berbekal prosesor MT6572 Dual-Core berkecepatan 1,3GHz, A369i cukup responsif dan cepat saat diajak menjalankan berbagai aplikasi Android yang canggih. Untuk urusan konektivitas, A369i membawa dukungan HSDPA 7,2Mbps dan HSUPA 5,76Mbps, serta Wi-Fi dan Bluetooth 3.0. Dengan fleksibilitas koneksi data, Anda dapat terhubung ke Internet di mana pun dan kapan pun. Harga jual dari Lenovo A369i sendiri adalah sekitar Rp900 ribuan per unitnya di pasaran.
Smartfren Andromax G
Jika berbicara ponsel murah berkualitas di pasaran, kita tidak bisa meninggalkan Smartfren. Sebagai salah satu produsen lokal yang sudah tepercaya akan kualitas perangkatnya, Smartfren menyumbang Andromax G ke dalam daftar ini. Ponsel dari Smartftren ini sendiri sudah membawa prosesor Dual Core 1.2GHz Qualcomm Snapdragon dan perangkat grafis Adreno 203 yang didukung pula dengan 12MB RAM, dan ROM sebesar 4GB. Untuk tampilan antar mukanya sendiri, ponsel ini membawa layar sebesar 4 inci.
Ponsel ini cukup ramping, yang mana hanya membawa ketebalan sebesar 9,9 mm. Ponsel ini juga mengantarkan anda kepada pengalaman berbeda ketika bermain Game, Multi-Tasking, serta Memanjakan pencinta audio, berkat teknologi Dolby Digital Plus yang dapat menghadirkan suara berkualitas Surround yang disematkan di dalamnya. Untuk urusan fotografi, ponsel ini membawa kamera utama sebesar 3,2MP dengan LED Flash dan kamera kedua 1,3MP. Harga jual dari smartphone ini dijual dengan harga sekitar Rp 900 ribuan per unitnya di pasaran.
Samsung Galaxy Y Neo
Untuk daftar terakhir, kita memiliki Samsung Galaxy Y Neo. Ponsel mungil berlayar 3 inci dan beresolusi 320 x 240 piksel ini ditenagai dengan prosesor Single-Core 850MHz, RAM 512MB, internal memori 4GB, dan Slot MicroSD. Perangkat ini sudah berbekal sistem operasi Android 4.1.2 Jelly Bean. Untuk konektivitas, Samsung Galaxy Y Neo ini dibekali 3G HSDPA, WiFi, A-GPS, Bluetooth, dan fitur Dual SIM. Harga jual dari sendiri, Samsung Galaxy Y Neo ini dijual dengan harga sekitar Rp 1 jutaan per unitnya.